Menunggu Waktu Yang Sempurna

Wow!!! ternyata sudah akhir bulan Pebruari saja. Lalu apa yang telah terjadi? Rekapan selama ini saya selalu menunggu waktu yang sempurna untuk melakukan hobi saya. Apa itu? Ya menulis

Lalu saya menemukan kenapa selama ini tidak memulai menulis. Padahal berbagai eCourse sudah saya ikuti. Bahkan, ada yang hanya saya beli tapi belum saya tonton eCoursenya. Saya baru tahu bahwa sebenarnya saya ingin semua siap dulu yang bisa diartikan kelewat perfeksionis dan takut mengulangi kesalahan yang sama yaitu menulis terlalu singkat.

Selain itu saya perlu lebih banyak membaca. Maka dari itu untuk memulainya, saya membaca buku ini kedua kalinya agar dapat feel bacanya.

Buku Karya Fardi Yandi dengan judul “Tak Apa Memulai Lagi”. Dulu pertama kali saya membaca hanya sekedar lewat saja melihat susunan tulisannya. Namun, dari 3-4 hari kemarin saya mencoba memaknai setiap kalimat yang dia tulis. Kemudian, saya mendapat kesimpulan tidak perlu sempurna untuk memulai. Kita hanya perlu tahu tujuan awal (dibaca: the why) kita menulis itu apa?

Dari tulisan ini, saya memantapkan diri untuk berlatih menulis dengan baik setelah membaca beberapa buku lagi nanti. Sambil jalan juga, saya akan mengevaluasi setiap tulisan tulisan agar bisa lebih baik dari waktu ke waktu.

Tambahan, sebagai penutup serta masih terkait dengan menunggu waktu sempurna baru mulai.

Kita perlu mengurangi pikiran itu perlahan. Karena saya juga sadar bahwa mencari kesempurnaan itu tidak akan ada habisnya. Ujung-ujungnya kita tidak akan mulai… Akhirnya apa yang kita rencanakan atau inginkan hanya akan menjadi angan-angan semata.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.