Categories
Kulineran

Bikin Kangen Lagi Makan di Waroeng Steak and Shake

Untuk persoalan hobi makan Saya memang jagonya. Apalagi kalau ceritanya berkelana menemukan tempat makan. Kalau di Bali sendiri, hampir semua tempat makan terkenal yang memang enak pernah saya kunjungi. Seingat saya hobi ini sudah saya mulai dari waktu SMA hingga berlanjut sampai sekarang.

Kali ini saya ingin menceritakan kejadian yang sangat menarik terkait hobi makan saya ini.

Sekitar sebulanan lalu saya berkeinginan makan steak karena sudah lama juga saya tidak mencicipi makanan barat tersebut. Terakhir saya makan steak kalau ngga salah saat saya masih kuliah. Itu pun sudah beberapa tahun lamanya. Saat itu, saya makan di Waroeng Steak and Shake. Pada masa itu harga steaknya sangat terjangkau dan masih ramah kantong. Maklum anak kuliahan. He.. He… Jadi Bikin kangen kesana.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Teman saya bli Manik menghubungi saya untuk mengajak makan di Waroeng Steak and Shake. Dalam hati saya berkata “Ada apa ini? Kok bisa-bisanya keinginan langsung terjawab?”. Tanpa babibu… saya langsung katakan “Ayo kapan?”. Siapa juga yang ngga mau diajakin makan? Apalagi boleh ngajakin teman lagi satu. Akhirnya saya ajakin juga bli Gandhi untuk bareng-bareng ke Waroeng Steak and Shake.

Pas Hari Minggu, 24 April 2022 kami pun berangkat ke Salah satu restoran di Bali yang semua menunya halal tersebut. Sebenarnya di awal bli Manik tanya juga mau Waroeng Steak & Shake yang dimana nih? Karena kebetulan di Bali cabang restoran ini ada empat. Ada yang di

  • Waroeng Steak and Shake Jl. Tukad Yeh Aya, Renon
  • Waroeng Steak and Shake Jl. Bedahulu No.24 A, Peguyangan, Kec. Denpasar Utara
  • Waroeng Steak and Shake Jl. Raya Kuta No.88B, Tuban, Kec. Kuta, Kabupaten Badung
  • Waroeng Steak & Shake Jl. Raya Unud Jimbaran

Pikir saya sebelumnya Bli Manik itu rumahnya di Jimbaran. Jadi yang masuk akal pasti pilihannya di Waroeng Steak and Shake Jl. Raya Unud Jimbaran. Ngga enak aja sudah diajakin masak saya nyari yang deket dari rumah saya? Tapi kemudian mengenai tempat saya lempar lagi ke Bli Manik. Diputuskanlah untuk tempatnya yang di Waroeng Steak and Shake Jl. Tukad Yeh Aya, Renon.

Kami pun janjian ketemu di tempat pada pukul 16.00 WITA. Karena juga waktu itu pas di bulan puasa. Jadi kami kesana menghindari jam-jam ramai berbuka. Saya berangkat dari rumah lalu langsung menjemput teman saya bli Gandhi dulu.

Sesampainya di Waroeng Steak and Shake kami pun mencari bli Manik. Karena dia yang lebih duluan sampai. Tapi sebelumnya kami cuci tangan terlebih dahulu di depan. Maklum masih suasana melakukan protokol kesehatan.

Suasana di Waroeng Steak and Shake Jl. Tukad Yeh Aya, Renon

Setelah itu kami pun duduk dan saya diberikan menu makanan untuk dipesan. Bli Manik sudah pesan duluan. Dia memesan Chicken Steak Pakai Nasi. Ya Pakai Nasi.. Tempat makan ini terkenal juga dengan jargonnya Steaknya orang Indonesia, di Waroeng Steak & Shake bisa makan steak pakai nasi.

Kalau saya awalnya sempet bingung buat milih. Karena varian menu banyak, mulai dari steak berbahan daging ayam, daging sapi dan ikan. Apalagi ada dua pilihan saus yaitu brown sauce khas waroeng dan cheese sauce. Saya pada akhirnya menjatuhkan pilihan pada menu Tenderloin Double dengan minuman Milky Strawberry.

Sembari menunggu pesanan datang. Kami pun mengobrol tentang dunia perBLOGan. Ya benar, awal pertemanan kami dipertemukan karena sama-sama suka ngeblog dan hobi menulis. Bli Manik suka menulis tentang dunia otomotif dan memiliki blog yang bernama 3835.info. Sedangkan bli Gandhi seorang penulis lepas dan memiliki usaha pengembangan website bernama Asturi Project.

Makan Rame-Rame

Tidak beberapa lama pesanan kami pun datang. Saya dengan sigap langsup mencicipi saus steaknya. Karena bagi saya, kalau sausnya sudah enak apalagi steaknya. Benar saja… rasa sausnya maknyus. Sampai-sampai saat menulis cerita ini, jadi kebayang lagi rasa sausnya yang kental dengan racikan bumbu pilihan.

Kemudian setelah mencoba sausnya saya memberanikan diri menikmati kerenyahan dari Tenderloin Double. Daging Sapi pilihan dibalut tepung yang digoreng crispy. Rasanya bikin kangen masa-masa kuliah dulu.

Tenderloin Double & Milky Strawberry

Minumannya pun tidak kalah menarik. Saya yang memesan Milky Strawberry sangat menikmati float dingin lembun bikin selera makan jadi bertambah.

Setelah makanan semua habis kami lanjut mengobrol lagi. Sore pun tiba, pengunjung mulai berdatangan lebih banyak. Ngga heran Waroeng Steak and Shake jadi salah satu tempat makan yang favorit di Bali.

Akhirnya kami pun berpisah, bli Manik langsung pulang. Saya ke rumahnya bli Gandhi terlebih dahulu sebelum pulang ke rumah. Saya sangat bersyukur bisa kembali lagi mencoba makanan di Waroeng Steak and Shake. Setidaknya bisa mengobati rasa rindu saya makan steak.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.